Taiwan, Tiongkok – Chiang Wei-ling, Menteri Pendidikan Taiwan, yang namanya tercantum pada sebagian dari 60 artikel yang ditarik oleh SAGE Publications telah mengundurkan diri dari jabatannya terkait skandal dalam publikasi ilmiah. Sindikasi skandal tersebut diarsiteki oleh Peter Chen, nama utama yang terdapat di 60 artikel tersebut.

Mundurnya Menteri Chiang terjadi setelah pihak Kejaksaan Taiwan mengumumkan bahwa mereka memulai sebuah investigasi sebagai respon dari notifikasi oleh SAGE, sebuah penerbit terkemuka dunia. Kantor Kejaksaan Distrik Pingtung mengatakan bahwa Peter Chen, aktor utama di kasus tersebut, bisa menghadapi tuduhan pemalsuan jika dugaan tersebut terbukti benar.

Kasus Besar di Taiwan

Menurut berita yang dilansir oleh kantor berita University World News (UWN), Sun Lih-cyun, juru bicara kabinet Taiwan, memberikan konfirmasi bahwa pengunduran diri Menteri Chiang telah diterima oleh Perdana Menteri Jiang Yi-huah, yang berarti bahwa Deputi Menteri Chen Der-hwa akan menjabat pelaksana tugas Menteri Pendidikan sampai penggantinya resmi diumumkan. Menteri Chiang berkata dalam salah satu pernyataan resminya bahwa keputusannya untuk mundur didasari usaha untuk mempertahankan reputasi dan menghindari gangguan yang tidak diinginkan terhadap pekerjaan kementrian pendidikan yang dipimpinnya, setelah insiden yang menyeretnya tersebut mengundang gelombang kitik dari publik Taiwan.

Dalam investigasi yang dilakukan SAGE, Chiang terkuak ikut menjadi salah satu penulis bersama Peter Chen, mantan profesor bidang sains komputasi di National Pingtung University of Education (NPUE) yang terletak di Taiwan Selatan, dalam beberapa artikel yang ditarik oleh SAGE. Chen akhirnya mundur dari institusi tersebut bulan Februari setelah sebuah investigasi dilakukan di NPUE untuk merespon peringatan dari pihak SAGE selaku penerbit. Saat makalah-makalah yang ditarik tersebut ditulis, Menteri Chen merupakan profesor di National Central University (NCU), namun beliau mengklaim bahwa dia tidak mengetahui aktivitas yang dilakukan oleh Chen.

Reportase dari kantor berita UWN menyatakan bahwa mundurnya Chiang terjadi setelah Jiang Yi-huah, Perdana Menteri Taiwan, memberi instruksi pada Kementrian Sains & Teknologi untuk menginvestigasi kasus yang melibatkan Peter Chen. Kementrian Sains & Teknologi Taiwan menyatakan bahwa mereka mungkin telah menyalurkan pendanaan untuk riset yang menghasilkan 40 dari 60 makalah Chen yang ditarik. Menurut Lin Yi-bing, Wakil Menteri Sains & Teknologi Taiwan, pendanaan yang disalurkan berjumlah sekitar 5,08 juta NT$ atau sekitar 169.164 USD. Pihak kementrian juga menyatakan bahwa jika Chen terbukti melakukan pelanggaran etika akademik, kementrian sains akan menuntut pengembalian seluruh pendanaan riset padanya dan memblokade dia seumur hidup dari segala macam pendanaan.

Hubungan lewat saudara kembar

Sebagai usahanya untuk mengurangi kerusakan reputasi dari sang menteri, Chen berusaha menjaga jarak dengan Menteri Chiang. Namun dia gagal untuk mengalihkan persepsi publik mengenai keterlibatan sang menteri pendidikan. Dalam sebuah pernyataan Chen berisi permintaan maaf terhadap Menteri Chiang dan beberapa orang lain yang terkait, Chen mengakui adanya praktik rahasia dengan menggunakan nama Chiang dalam beberapa makalahnya tanpa sepengetahuan sang menteri. Faktanya, hubungan antara Chiang dan Peter Chen mungkin sedikit tidak terendus pada awalnya, namun sangat mungkin terjadi melalui saudara kembar Peter Chen yaitu C.W. Chen. Menteri Chiang merupakan mantan pembimbing tesis dari C.W. Chen. Ada 5 dari 60 makalah yang ditarik ditulis oleh C.W. Chen, dan dia mencatut nama Chiang sebagai penulis kesekian namun juga mencantumkan nama Peter Chen sebagai salah satu dari tim penulis.

Dalam sebuah pernyataannya, C.W. Chen mengakui bahwa artikel-artikel tersebut telah mencatut nama Chiang tanpa pemberitahuan sebelumnya pada Menteri Chiang karena menganggap bahwa makalah-makalah tersebut merupakan hasil dari penelitian kelanjutan tesisnya. “Itu adalah keputusan saya,” kata C.W. Chen. Dia juga berkata bahwa dia memasukkan beberapa opini dari saudara kembarnya, Peter Chen, sehingga mencantumkan namanya sebagai penulis tambahan, namun tetap tanpa sepengetahuan Menteri Chiang. C.W. Chen menyatakan bahwa Peter Chen dan Menteri Chiang tidak pernah bertemu untuk berdiskusi satu sama lain. Ketika melakukan konferensi pers, C.W. Chen tetap memegang pendapatnya bahwa Menteri Chiang tidak punya kaitan apapun dengan sadara kembarnya. Peter Chen dan sang menteri hanya pernah bertemu dalam dua kesempatan, sekali pada tahun 2004 saat C.W. Chen lulus dari NCU, tempat di mana Chiang mengajar, dan sekali dalam sebuah forum ilmiah.

Kejadian ini menjadi salah satu tragedi besar yang diawali kejadian penarikan artikel baik karena kasus plagiarisme, kecurangan dalam proses penilaian/peer-review, pemalsuan data, dll. (RE/Mark)

Shares

Share This

Share this post with your friends!