London, Inggris – British Medical Journal (BMJ) adalah salah satu penerbit terkemuka dari jurnal-jurnal ilmiah internasional di bidang kesehatan/pengobatan. Untuk memperbaiki kualitas sistem editorial dan layanan penulis, mereka memulai kerjasama dengan Thomson Reuters.

Kekuatan publikasi-publikasi di bawah payung penerbitan British Medical Journal berada pada fokus yang sangat kuat pada ilmu-ilmu kesehatan. Mereka juga menerbitkan beberapa jurnal bertema unik sebagai medium pelayanan pada area keahlian yang lebih sempit dan masih jarang dicakup oleh jurnal-jurnal lain, terutama yang ditujukan untuk melayani komunitas para spesialis dalam bidang kesehatan. Dalam praktiknya, mereka berkomitmen penuh untuk melayani para penulis dan editor, karena British Medical Journal berpendapat bahwa kualitas jurnal-jurnal mereka merupakan cerminan dari kualitas artikel-artikel di dalamnya. Dengan demikian, penulis dan editor merupakan dua pihak yang berperan paling penting sebagai penentu kualitas dari sebuah jurnal.

Kolaborasi British Medical Journal dan Thomson Reuters

British Medical Journal mengumumkan kolaborasi mereka dengan divisi Intellectual Property & Science dari Thomson Reuters, salah satu pemimpin di dunia dalam bidang penyediaan sistem informasi (information system) dan sistem cerdas (smart system) bagi dunia bisnis, riset, dan profesi. Kerjasama tersebut dibangun demi mengoptimasi proses penelaahan manuskrip (peer-review) mereka agar lebih efisien. Di samping itu, mereka juga ingin membuat solusi menyeluruh untuk menyelesaikan kesulitan umum para penelaah (reviewers) melalui perbaikan sistem editorial. Dalam kerjasama itu, British Medical Journal akan menggunakan produk ScholarOne Manuscripts™, inovasi terkini dari Thomson Reuters yang dibuat khusus untuk memudahkan pekerjaan penerbit-penerbit ilmiah.

ScholarOne Manuscripts™ itu sendiri adalah sebuah sistem telaah online yang menawarkan kemampuan untuk menyeimbangkan antara kebutuhan akan pengumpulan informasi yang komprehensif dengan keinginan setiap penulis akan siklus publikasi yang cepat. Untuk mencapai hal tersebut, sistem ScholarOne Manuscripts™ mengintegrasikan beberapa sub-sistem sekaligus, termasuk invitasi penulisan manuskrip, penyerahan artikel (submission), manajemen penelaah, pelaporan hasil telaah, dan manajemen pengguna, semuanya dalam satu sistem terpadu dan alur kerja yang terhubung. Dalam penerapan ScholarOne Manuscripts™ tersebut ke dalam sistem editorial mereka, British Medical Journal juga mengaplikasikan fitur khusus bernama ScholarOne™ Reviewer Locator, yang aslinya merupakan fasilitas tambahan dari sistem ScholarOne™.

Sebagai bagian tak terpisahkan dari ScholarOne Manuscripts™, Reviewer Locator memungkinkan British Medical Journal dan pihak-pihak terkait untuk secara cepat dan mudah mengidentifikasi penelaah-penelaah yang mempunyai keahlian cocok dan memadai untuk melakukan proses telaah pada suatu manuskrip. Hal itu bisa dilakukan melalui sebuah algoritma kompleks yang mengidentifikasi meta-data dari artikel-artikel dalam cakupan Web of Science™, pusat data literatur ilmiah milik Thomson Reuters, sehingga memunculkan reviewers potensial dengan catatan publikasi yang sudah terbukti di bidangnya. Lalu, sistem Reviewer Locator langsung merekomendasikan penelaah-penelaah potensial hasil analisis algoritmik tersebut. Editor-editor jurnal di bawah payung British Medical Journal akhirnya bisa dengan mudah memilah rekomendasi dari sistem tersebut sebagai pelengkap dan penguat jaringan ahli (experts) yang telah mereka miliki, sehingga bisa menghindari pilihan penelaah yang berkutat pada orang-orang dalam jaringan yang sempit. Skema seperti itu diharapkan dapat mempercepat siklus publikasi bagi para penulis dan juga memunculkan variasi hasil telaah yang lebih informatif. (RE/Mark)

Shares

Share This

Share this post with your friends!