London, Inggris – Lagi, penarikan artikel terjadi setelah terungkapnya kasus kecurangan dalam proses telaah (peer-review). Sekarang, sebuah artikel ditarik oleh salah satu penerbit jurnal terbuka (open-access) terbesar di dunia, BioMed Central, akibat kejadian serupa.

Penarikan artikel semakin sering terjadi. Beberapa kejadian memang sangat mengejutkan, seperti penarikan artikel oleh Wiley, atau investigasi oleh SAGE Publications yang akhirnya berimplikasi pada penarikan besar-besaran 60 artikel jurnal ilmiah. Bahkan, sebuah penarikan artikel bisa berujung pada mundurnya seorang menteri di Taiwan. Kejadian-kejadian tersebut biasanya berawal dari terungkapnya kecurangan dalam proses telaah, di mana ada beberapa tim penulis berhasil mengelabuhi sistem telaah online sehingga dapat melakukan telaah pada manuskrip mereka sendiri. Dan sampai sekarang, kejadian seperti itu terus terjadi di berbagai jurnal ilmiah dari bermacam penerbit.

Penarikan Artikel oleh BioMed Central

Kejadian terbaru berasal dari BioMed Central, sebuah penerbit jurnal ilmiah terbuka. Sebagai informasi, BioMed Central sudah diakuisisi oleh Springer, penerbit jurnal ilmiah terbesar kedua di dunia, sehingga kini berada di bawah bendera SpringerOpen, divisi khusus Springer untuk jurnal-jurnal ilmiah terbuka. Penarikan tersebut dilakukan pada makalah ilmiah berjudul “Predicting new molecular targets for rhein using network pharmacology” yang ditulis oleh Aihua Zhang, Hui Sun, Bo Yang dan Xijun Wang, sebuah tim penelitian dari Tiongkok hasil kolaborasi antara Heilongjiang University dan Key Pharmacometabolomics Platform of Chinese Medicines. Artikel tersebut diterbitkan oleh jurnal BMC Systems Biology, jurnal yang fokus pada aspek-aspek teoretis & eksperimental dalam fungsi-fungsi sistem biologi.

Dalam pernyataan resminya, tim editorial dari BMC Systems Biology menekankan pada keputusan bahwa mereka harus menarik artikel terkait karena investigasi mereka merujuk pada proses telaah yang dilakukan di bawah pengaruh dari tim penulisnya. Dalam proses investigasi, saat dilakukan proses telaah lanjutan pada artikel tersebut tim editorial ternyata menemukan bahwa temuan (findings) yang ditawarkan oleh manuskrip itu tidak cukup baik untuk diterbitkan dalam jurnal mereka. Pihak BioMed Central juga mengungkapkan penyesalannya pada semua pihak terkait dan mungkin sempat mempergunakan temuan dalam makalah tersebut dalam kegiatan penelitian masing-masing. Namun, mereka menjamin bahwa tidak ada artikel-artikel lain yang terseret masalah ini.

Shares

Share This

Share this post with your friends!